Wagub Dki Sebut Kampus Didahulukan Untuk Belajar Tatap Muka

Wagub Dki Sebut Kampus Didahulukan Untuk Belajar Tatap Muka

Itu pendapat saya, jika ruang kelas tidak memenuhi maka dalam seminggu ada 5 hari atau 6 hari pembelajaran, bisa saja masuk three hari dan 3 hari di rumah,” ucapnya. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bakal menetapkan aturan soal pembukaan kembali kampus-kampus untuk kuliah tatap muka. Perguruan tinggi dimintanya untuk menunggu kabar selanjutnya dari Dikti. “Karena ada praktikum yang tidak bisa dilaksanakan secara daring, tetapi mereka harus belajar langsung,” ujarnya.

Kalau sudah enam bulan ternyata yang terinveksi hanya 5 persen itu bagus. Jadi kita belum tahu, vaksinasi itu adalah ikhtiar, jangan berharap sudah vaksin bisa mengabaikan semua , itu tidak bisa,” ungkapnya. Dalam hal ini, dr. Andani menegaskan untuk mendorong ketatnya protokol kesehatan tidak hanya peran Dinas Kesehatan saja, tetapi juga guru-guru, orangtua, Kepala Desa, semua harus turun tangan. Dibandingkan menggunakan uang tunai secara langsung, carilah tempat berbelanja di kampus yang bisa menggunakan kartu debit atau dompet digital (e-wallet). Transaksi nontunai tersebut akan menghindarkanmu dari risiko penularan virus yang berasal dari uang tunai.

Banyak pihak seperti guru hingga pelajar yang tidak terlalu paham menjalankan fitur tertentu di dalam software program sehingga pembelajaran tidak maksimal. Ditambah lagi seringkali aktivitas di lingkungan rumah menyebabkan distraksi yang cukup banyak bagi pelajar. Distraksi tersebut sangat beragam, mulai dari distraksi suara, distraksi pandangan dan banyak lainnya yang menyebabkan pelajar tidak dapat fokus belajar. Aplikasi-aplikasi untuk menghadiri video conference Bandar Togel Online tersebut membutuhkan jaringan web yang kuat agar proses pembelajaran tetap lancar dan tidak terkendala video yang tiba-tiba berhenti atau suara yang putus-putus.

PWMU.CO – Dalam beberapa hari terakhir ini, ramai dibicarakan tentang rencana Pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di bulan Juli 2021. Menko PMK Muhadjir Effendy berharap seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas, pada tahun pelajaran baru di bulan Juli 2021. Meskipun pembukaan sekolah di zona hijau dan kuning dilakukan dengan sejumlah syarat, seperti harus mendapat izin pemerintah daerah hingga orang tua, kebijakan ini tetap menyisakan kekhawatiran. Sementara, Evi Dyah Lestasi, mahasiswa Teknik Arsitektur mengatakan kuliah daring ada kalanya sangat menyenangkan dan kadang sangat membosankan.

Perkuliahan tatap muka tidak bersifat wajib, sehingga perkuliahan tetap boleh dilaksanakan secara daring. Selain itu, mahasiswa juga diperbolehkan untuk memilih belajar secara daring walaupun kampusnya telah menerapkan pembelajaran hybrid atau pun tatap muka. Kegiatan belajar mengajar, sekolahdilaksanakan secara daring dari rumah. Perguruan tinggi/Akademi dilaksanakan secara daring/online atau luring/offline atau tatap muka, dibuka secara bertahap dengan protokol kesehatan yang ketat. Sejatinya, sekolah tidak hanya tempat untuk belajar, namun juga tempat untuk berinteraksi dengan teman dan guru. Dari sinilah anak mengembangkan kemampuannya bersosialisasi yang kelak akan bermanfaat saat mereka dewasa.

Direktur Pendidikan Institut Teknologi Bandung Arief Hariyanto menyebutkan, persiapan kuliah tatap muka itu melibatkan seluruh sivitas akademika untuk membangun kesadaran penerapan protokol kesehatan . Perwakilan setiap himpunan program studi mahasiswa diikutsertakan dalam rapat persiapan pembelajaran luar jaringan. Sementara itu, Riza mengimbau nantinya setiap orang tua dapat ikut serta dalam pengawasan anaknya untuk pelaksanaan sekolah ataupun kuliah tatap muka. “Jangan sampai ketika pulang dari kampus, pulang dari sekolah mampir ke rumah teman, tempat lain, nongkrong dan sebagainya dan akhirnya berpotensi terjadinya penyebaran virus Corona,” jelas dia.

Selanjutnya, pusat perbelanjaan atau mal dibolehkan beroperasi sampai pukul 21.00 WIB. Pembelajaran e-learning dalam blended learning diselenggarakan maksimal empat pertemuan. semester genap yang dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Agustus tahun berjalan. Satuan beban dan kebulatan studi yang harus ditempuh mahasiswa dinyatakan dengan satuan kredit semester, disingkat sks. “Durasi belajar yang terbatas antara three sampai four jam dalam satu hari,” kata Nahdiana dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4). Senada dengan Dirjen Dikti, Wikan Sakarinto berharap, seluruh civitas perguruan tinggi dan pendidikan vokasi dapat bersinergi menjalankan kebijakan dalam situasi yang sehat dan aman bagi seluruh warga pendidikan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jika terdapat kasus positif Covid-19 di kampus tersebut, pemimpin perguruan tinggi harus menghentikan sementara kuliah tatap muka. Hal ini juga berlaku jika di daerah tempat kampus tersebut mengalami peningkatan kasus. Pihak perguruan tinggi wajib berkoordinasi dengan satgas setempat untuk tetap melanjutkan atau menghentikan kuliah tatap muka. Jika terdapat permintaan dari pemerintah daerah, baik provinsi maupun kota/kabupaten, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi dapat memberhentikan kuliah tatap muka. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim telah mengeluarkan “lampu hijau” untuk sistem pembelajaran tahun 2021.

Tatap muka bagi anak kuliah

Sulit disembunyikan, para siswa sudah rindu dengan bapak/ibu guru, teman dan lingkungan sekolahnya. Biasanya mereka bisa langsung belajar dengan para gurunya, bermain dengan teman-temannya, sekarang hanya bisa belajar dari rumah saja. Lebih dari delapan bulan lamanya mereka tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka akibat dampak penyebaran pandemi COVID-19.

Seperti yang sudah dipaparkan pada poin sebelumnya bahwa KBM daring banyak sekali membuat siswa menjadi stres dan sulit fokus. Selain itu ketika anak tidak sepenuhnya diawasi orangtua akan rentan untuk tidak benar-benar belajar dengan serius. KBM daring yang sudah berjalan beberapa bulan ini semakin dikeluhkan oleh para siswa, orangtua, maupun para guru. Pasalnya KBM daring yang dilakukan dari rumah ternyata membuat para siswa dan orangtua cepat menjadi stress. Hal ini tentu karena saat KBM daring berlangsung proses komunikasi hanya terjalin melalui video name atau chat saja. Tentu saja ini dapat menghilangkan kedekatan dan proses komunikasi alami antara guru dan murid, terutama berkaitan dengan proses penyampaian materi.

Comments are closed.